Dampak Inflasi, Sisi Positif dan Negatif
Inflasi memiliki dampak terhadap kehidupan seseorang, walaupun orang tersebut tidak mengetahui akan pengertian dari inflasi itu sendiri. Inflasi akan memberikan efek ke semua kalangan, baik kalangan dengan kondisi keuangan yang sehat maupun seseorang dengan keadaan keuangan yang tidak cukup baik. Akan tetapi, inflasi tidak hanya mempengaruhi kehidupan seseorang saja karena inflasi juga akan memberikan efek kepada sektor-sektor lain yang ada.
Sektor tersebut antara lain adalah sektor bisnis, perbankan, perdagangan dan lain sebagainya. Lalu apa saja dampak inflasi yang akan terjadi? Berikut adalah penjelasan yang dikutip dari Lifepal.
Dampak Positif dan Negatif dari Inflasi
Dampak Positif
Inflasi memang memiliki kesan buruk di mata seseorang. Akan tetapi, inflasi sendiri memiliki sisi positif yang bisa dimanfaatkan oleh seseorang. Sisi positif dari inflasi antara lain adalah:
Bagi peminjam dari Bank, uang yang harus dikembalikan akan terasa lebih kecil. Hal ini dikarenakan harga barang yang lain mengalami peningkatan.
Produsen akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena harga barang mengalami kenaikan. Hal ini akan dirasakan kepada produsen barang atau jasa yang krusial bagi masyarakat luas. Oleh karena itu produsen akan barang tersebut bisa mengeruk keuntungan lebih banya dari biasanya.
Dampak Negatif
Sudah barang tentu inflasi memiliki efek negatif terhadap kehidupan seseorang. Dampak negatif dari inflasi antara lain adalah:
Kehidupan seseorang akan terasa lebih berat saat trjadi inflasi. Hal ini dikarenakan terkadang saat terjadinya inflasi, gaji seseorang juga tidak mengalami perubahan. hal ini membuat tingkat konsumen seseorang akan mengalami penurunan.
Sektor perbankan juga mengalami kerugian di bagian peminjaman uang. Hal ini dikarenakan nilai uang saat inflasi menjadi lebih kecil daripada sebelum terjadinya inflasi tersebut.
Ekonomi suatu negara juga tidak lepas dari efek negatif inflasi, terutama dari sektor pendistribusian pendapatan. Hal ini dikarenakan nilai uang saat inflasi menjadi lebih kecil daripada sebelum terjadinya inflasi. Selain itu, stabilitas ekonomi suatu negara juga bisa terganggu karena banyaknya uang yang beredar saat inflasi.
Dampak Positif dan Negatif dari Inflasi
Dampak Positif
Inflasi memang memiliki kesan buruk di mata seseorang. Akan tetapi, inflasi sendiri memiliki sisi positif yang bisa dimanfaatkan oleh seseorang. Sisi positif dari inflasi antara lain adalah:
Bagi peminjam dari Bank, uang yang harus dikembalikan akan terasa lebih kecil. Hal ini dikarenakan harga barang yang lain mengalami peningkatan.
Produsen akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena harga barang mengalami kenaikan. Hal ini akan dirasakan kepada produsen barang atau jasa yang krusial bagi masyarakat luas. Oleh karena itu produsen akan barang tersebut bisa mengeruk keuntungan lebih banya dari biasanya.
Dampak Negatif
Sudah barang tentu inflasi memiliki efek negatif terhadap kehidupan seseorang. Dampak negatif dari inflasi antara lain adalah:
Kehidupan seseorang akan terasa lebih berat saat trjadi inflasi. Hal ini dikarenakan terkadang saat terjadinya inflasi, gaji seseorang juga tidak mengalami perubahan. hal ini membuat tingkat konsumen seseorang akan mengalami penurunan.
Sektor perbankan juga mengalami kerugian di bagian peminjaman uang. Hal ini dikarenakan nilai uang saat inflasi menjadi lebih kecil daripada sebelum terjadinya inflasi tersebut.
Ekonomi suatu negara juga tidak lepas dari efek negatif inflasi, terutama dari sektor pendistribusian pendapatan. Hal ini dikarenakan nilai uang saat inflasi menjadi lebih kecil daripada sebelum terjadinya inflasi. Selain itu, stabilitas ekonomi suatu negara juga bisa terganggu karena banyaknya uang yang beredar saat inflasi.
Inflasi, Faktor Penyebab dan Indikator
Inflasi adalah sebuah istilah dalam ekonomi yang kerap didengar oleh banyak orang dan terjadi dengan penyebab dan memiliki indikator tertentu. Pengertian dari inflasi itu sendiri adalah naiknya suatu harga barang secara berkelanjutan.
Naiknya harga barang ini terjadi seiring dengan perubahan yang terjadi dalam mekanisme pasar. Lalu, apakah faktor penyebab dan indikator dalam inflasi? Berikut adalah penjelasannya.
Faktor Penyebab dan Indikator Inflasi
Dikutip dari Lifepal, ada dua faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi. Faktor tersebut adalah:
Jumlah Permintaan akan Barang. Jika suatu barang memiliki tingkat permintaan yang tinggi, harga suatu barang juga akan mengalami peningkatan.
Meningkatnya Biaya Produksi. Harga suatu barang juga bisa mengalami peningkatana walaupun jumlah permintaannya stabil. Hal ini terjadi jika ada kelangkaan dalam produksi atau bahan baku dari barang tersebut.
Hal ini cukup sering terjadi di Indonesia, terutama jika mendekati hari raya. Hal ini dikarenakan banyak orang yang membutuhkan bahan msakan untuk merayakan hari raya dan membuat meningkatnya jumlah permintaan akan suatu barang.
Inflasi juga memiliki indikator tertentu. Di Indonesia, indikator tersebut sering dikatakan sebagai Indeks Harga Konsumen atau IHK. Dengan mengetahui pergerakan nilai IHK, anda juga bisa mengetahui seberapa besar laju dari suatu harga barang atau jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat.
IHK biasanya ditentukan melalui Survei Biaya Hidup (SBH) dan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala. Survei ini biasanya dilakukan satu bulan sekali. Indikator yang digunakan dalam penghitungan IHK antara lain adalah:
- Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB). Indeks ini berasal dari jumlah harga transaksi antara penjual pertama kepada pedagang lain akan sebuah jenis barang.
- Indeks Harga Produsen (IHP). Indeks ini berasal dari perubahan rata-rata akan harga yang diperoleh oleh produsen domestik terhadap suatu barang yang diproduksi oleh produsen tersebut.
- Deflator Produk Domestik Bruto. Indikator ini menampilkan besarnya perubahan akan harga barang baru, barang produksi lokal, barang yang sudah jadi, dan jasa.
- Indeks Harga Aset. Indeks ini menunjukkan perubahan harga akan suatu properti atau saham.
Posting Komentar untuk "Dampak Inflasi, Sisi Positif dan Negatif"