Awali Perdagangan Tahun 2021, Bursa Saham Asia Melemah
Hari ini (4/01/2021) merupakan perdagangan saham perdana tahun 2021. Namun, rupanya di awal tahun ini merupakan gambaran buruk bagi Bursa Asia. mengutip dari Kontan.co.id, Bursa Asia terpantau bergerak blended dengan mayoritas penurunan pada awal tahun ini. Senin (4/1) pukul 8.37 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,25% ke 27.105.
Kemudian, Indeks Hang Seng melemah 0,20% ke 27.176. Waterways Times melemah 0,25% ke 2.836. FTSE Malaysia turun 0,78% ke 1.614. Sedangkan Taiex menguat 0,32% ke 14.778. Indeks Kospi juga naik 0,35% ke 2.883.
Harapan pada pasar saham akan terbatas mengingat sejumlah indikator positif sudah dihitung pada peningkatan sebelumnya (evaluated in). Financial backer juga bertransaksi dengan lebih hati-hati di tengah aksi tunggu pemilihan di Georgia, Amerika Serikat (AS) untuk menentukan dua kursi Senat. Hasil pemilihan Selasa (5/1) akan menentukan partai yang mengontrol Senat.
Jika Republik menang satu atau keduanya, maka partai ini akan mempertahankan mayoritas tipis di Senat dan bisa memblokir kebijakan Presiden Joe Biden.
Beberapa Sentimen yang Memengaruhi Pergerakan Pasar
Rabu pekan ini, pasar saham akan menunggu catatan rapat Federal Reserve bulan Desember mengenai panduan kebijakan selanjutnya. Selain itu, information manufaktur ISM juga akan dirilis pekan ini. Jumat, laporan tenaga kerja AS akan dirilis dengan prediksi kenaikan tipis 100.000 pekerja.
"Sejumlah indikator aktivitas ekonomi yang segera dirilis akan menunjukkan energy yang melambat menjelang tutup tahun, termasuk information pasar tenaga kerja yang menurun pada survei periode Desember," individualized organization ekonom Michael Gapen dalam catatan, mengutip dari Reuters.
Posting Komentar untuk "Awali Perdagangan Tahun 2021, Bursa Saham Asia Melemah"